Pohon Impian

Penghujung bulan Mei menjadi salah satu momen paling mengharukan selama tinggal di Korea. Sejak memasuki 꿈나무 어린이집 (tempat penitipan anak bernama Pohon Impian dalam Bahasa Korea, dibaca: Kkumnamu Eorinijib) untuk menjemput Hamka yang terakhir kalinya sebagai murid di sana, kerongkonganku sudah tercekat menahan tangis. Apalagi ketika direktur bersama para guru memberikan banyak hadiah dan menyiapkan … Read more

Sebuah Pelajaran Untuk Memperbaiki Cara Berpikir

Bismillahirrahmanirrahiim Assalamualaykum yorobun! Apakabar? well…long time no see! nulis blog kadang jadi upaya agar tidak di-kick dari komunitas yang menjaga konsisten menulis. Mengapa memang harus nulis kalau malah jadi beban? jangan dijadikan beban dong! makanya cari alasan kuat kenapa tetap harus konsisten menulis he he he. Kalau saya, menulis masih mengeluarkan uneg-uneg (a.k.a curhat) yang … Read more

Asyiknya Bermain Sambil Belajar di Museum Anak Korea Selatan: Part 2

Hello my blog ! long time no see ! bismillah yok kita bangkit dan punya targetan lagi untuk meramaikan kembali blog yang udah punya banner sendiri sekarang yey!

Di posting-an kali ini saya ingin membayar hutang untuk melengkapi posting-an sebelumnya yang belum selesai. Masih tentang asyiknya belajar di museum anak Korea Selatan, mumpung pas banget juga dengan tantangan Mamah Gajah Bercerita untuk me-review salah satu tempat. Nah.. kalau di part sebelumnya saya menceritakan museum-museum anak di Kota Metropolitan Seoul, sekarang di part ini saya ingin menceritakan tak kalah asyiknya museum anak di luar kota Seoul. Yap! seperti yang sudah disampaikan di tulisan sebelumnya jika di tiap kota di Korea Selatan ini biasanya memiliki museum anak. Cakupan pembelajarannya kurang lebih sama untuk tiap museum, maksudnya perlu memberikan stimulasi kognitif, motorik halus, motorik kasar, sensori, bahasa dan budaya. Namun, desain stimulasinya yang berbeda atau bahkan tergantung tema yang diangkat museum tersebut.

Read more

Asyiknya Belajar di Museum Anak Korea Selatan (Part 1)

Museum menjadi salah satu destinasi wisata bagi saya ketika berkesempatan mengunjungi suatu kota atau negara, termasuk selama di Korea Selatan ini. Alasannya satu! karena museum itu biasanya GRATIS jadi cocok sekali kan untuk budget mahasiswa rantau pas-pas-an. Jikalau bayar, karena museum yang didatangi kebanyakan dikelola pihak pemerintah, jadi tiket masuknya akan ramah di kantong rakyat … Read more

Journal PhD Bunda: Try to Survive my PhD

Akhirnya saya ikutan #Tanoschallenge! yang seliweran di grup WA @1minggu1cerita. Akhirnya saya juga tau singkatan Tanos alias Tantangan Naon Sih asliiii ngakak. Pas! tantangannya kali ini tentang membaca 15 menit saja setiap harinya. Saya pernah baca sebuah artikel yang menampilkan data bahwa menyediakan waktu khusus beberapa menit setiap hari untuk membaca buku, terutama sebelum tidur (bukan … Read more

Konseling, Refleksi, dan Kontemplasi

Seumur-umur hidup, baru kali ini akhirnya saya ikhtiar untuk mengobati mental dengan mendaftarkan diri ke konseling kampus. Kalau ada yang masih bilang ini hanyalah karena kurang iman, yasudah saya cuma akan senyum dan malas untuk menanggapi. Sebelum menemui psikolog, saya melakukan observasi ke diri sendiri dulu. Oh… saya merasakan anxiety yang tidak bisa dideskripsikan walaupun … Read more

Santai Sejenak di Slow City-nya Korea Selatan

Alhamdulilah setelah hari-hari penuh perjuangan hingga weekend yang tetap pula berkutat untuk memenej diri agar tetap adil di rumah dan di kampus, tiba juga waktu ‘santai sejenak’. Libur di bulan Oktober yang cukup dinantikan oleh warga Korea yaitu Libur Chuseok atau Korean Thanksgiving Day!. Libur ini salah satu libur terpanjang dalam satu tahun, lamanya hampir … Read more

Kunci Mengenal Diri

Entah ini sudah pertemuan keberapa kali dengan psikolog kampus. Namun, tampaknya saya masih kebingungan ketika harus menjawab pertanyaan sang konselor setiap akhir sesi. Jadi perasaan kamu detik ini apa ? tidak tahu. Saya merasa fine dan xoxo. Biasa saja.

Read more

Terpaksa Menelan Pil Pahit Bernama Kritik

Kamu tipe orang yang suka mengoreksi orang lain ? atau kamu lebih suka mengkritik dengan memberi contoh tanpa banyak berkata? Atau melakukan pembiaran saja karena tidak mau menimbulkan konflik hingga ia sadar sendiri?

Nah, bagaimana kalau di posisi yang dikritik? Kamu lebih suka disampaikan seperti apa ? lemah lembut tersirat harapannya akan langsung kita pahami, to do point walau terasa keras  dan menyakitkan, atau disampaikan dengan tegas pada momen yang tepat beserta alternatif  strategi perbaikannya? Kalau saya tentu pilihan yang terakhir tapi pada kenyataannya kadang tidak sejalan sepeti apa yang kita ingin.

Read more

Ini Dia Rekomendasi Pustaka Hidup Untuk Anak. Paling Rekomen Nomor 2!

Dulu sebelum menikah, saya sudah memiliki ketertarikan di bidang pendidikan terutama untuk anak usia dini. Beberapa program pengabdian masyarakat yang coba saya ikuti pas zaman masih menjadi mahasiswa S1 pasti ga jauh dari dunia anak-anak. Dari sinilah saya jadi berkenalan dan akrab dengan buku anak. Pelan-pelan saya mengumpulkan buku anak walau jodoh saat itu belum kelihatan hilalnya. Setelah menikah lalu punya anak dan negara api menyerang (baca: bertemu realita), saya bersyukur telah mencicil mengumpulkan bekal literasi anak karena tentu setelah menikah pasti ada kebutuhan lainnya yang lebih prioritas.  

Nah.. dari perjalanan mengenalkan literasi ke anak-anak sejauh ini, saya jadi belajar dan mengambil benang merah tentang buku anak. Ibarat jurnal ilmiah, buku anak juga ada yang punya high impact factor! (yaelah bawa-bawa jurnal kek sering baca aja…).

Read more