Adzan Dalam Hati

Di negara minoritas muslim, memang langka sekali mendengar adzan berkumandang, yang merdu, yang lantang membangunkan orang-orang,, yang memanggil dan mengingatkan untuk segera meninggalkan pekerjaan menghadap Ilahi, sekalipun itu di masjid raya Lisboa yang letaknya ditengah-tengah kota. Seseorang berada dari zuhur, sengaja menunggu hingga ashar, ingin dengar suara yang dirindukan, kemudian khidmat berjamaah, namun, adzan itu, sudah ditunggu tak dikumandangkan, padahal waktu ashar sudah masuk.

Mungkin bagi muslim-muslimah di negara minoritas, adzan berkumandang lebih lantang, lebih keras, karena, adzan ini telah tertanam di lubuk hati.

Lindungi muslim dan muslimah dimanapun mereka berada. aamiiin 🙂

Teringat saat berkata pada sahabat, “kamu pasti seneng ke portugal, banyak dari mereka yang mengagumi gereja-gereja disana, arsitektur dan interior yg menakjubkan, kata mereka”

“Memangnya beribadah diukur dari bagusnya desain, arsitektur, interior tempat ibadah.”

🙂

Betul juga, Memangnya kalo tak adzan jadi tak sholat? Tak ada masjid jadi tak sholat ? 🙂

#avoyageisacontemplationmmoment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s