Jilbab Ibu

Read this blog. it is recommended 😉

ceritaibu&aku

HP ku berdering singkat menandakan ada BBM yang masuk. Ternyata dari Try, adikku.

Ibu Pake Jilbab!

Masa? Hah? Alhamdulillah.. mana? No picture = hoax

Try has been sent a picture…

“Alhamdulillah… terima kasih Allah”, ucapku sambil berkaca-kaca.

 ***

Ibu pake jilbab! Semua orang terkejut, terutama aku. Sayangnya aku tidak berada di rumah. Jadi aku  tidak bisa memperhatikan ibu memasang kain segi empat yang menutup auratnya untuk pertama kalinya. Aku juga melewatkan masa-masa ibu belajar menggunakannya, menemaninya untuk shopping jilbab, memilihkan yang pas dengan wajah ibu dan sebagainya. Tapi mendengar kabar dan melihat foto ibu yang telah menggunakan jilbab sudah cukup bagiku. Nyesss rasanya. Senang, haru, lega campur jadi satu. Aku ingin segera pulang.

 ***

“Ibu aku boleh pake jilbab ?”, tanya ku saat menelepon ibu.

Kala itu aku masih duduk di bangku SMA kelas 2. Sejak SMA aku sudah merantau dan berada jauh dari keluarga.

“Kok? cepet banget? kok tiba-tiba?…

View original post 1,207 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s