Sayonara 2019

Alhamdulillah

MasyaAllah

Allah masih kasih kesempatan membuka mata, menghirup udara di tanggal 1 di tahun baru, twenty twenty.

Mari sejenak flashback bulan per bulan di tahun 2019. Benar sekali… kehidupan jangankan tahun depan, 5 detik selanjutnya kita ga pernah tau. Yang ku tau setiap punya mimpi, punya suatu keinginan apapun itu, libatkanlah Allah. Dari niat, ikhtiarnya, tawakkalnya hingga hasilnya. Di tahun 2019, Allah berikan amanah lagi untuk punya anak kedua sekaligus Allah berikan jalan untuk jadi mahasiswa lagi. Awal Kisah Baru Di Awal Musim Semi

Terlepas dari aku yang baru sadar akan serunya langkah sekolah di jenjang ini dengan membawa serta keluarga, baru bangun dari ‘tidur panjang’ dan kesantaian haqiqi khas milenial +62. Helloo! Lo PhD parent punya anak dua ya mbok usahanya lebih lebih lebih dan lebihhhh dong dari yang single ! Terlepas dari hal-hal baru nan menantang yang membawa semua anggota keluarga kudu ikut berusaha untuk adaptasi. Gahtar dan Hamka dengan sekolah dan teman barunya, ayah dengan kegiatan bisnis yang mungkin berbeda. Semuanya tak dipungkiri mengalami culture shock yang nyata adanya. Terlepas dari perjuangan-perjuangan pada jalan menanjak atau curan menurun, ku hanya ingin mengucap syukur alhamdulillah atas segala apa yang luput maupun apa yang diberikan Allah hingga sejauh ini. Ku ingin bersyukur atas kekuatan dan pertolongan Allah dalam setiap langkah hidup. Mungkin tiap ujian belum seberapa, tapi Allah beri hikmah dan pelajaran yang sungguh berharga dan tak bisa dibayar dengan apapun. Semoga makin berkurang tahun ini makin mendekat ke Allah, makin tunduk dan merunduk. Allah kuatkan pula dalam mendidik anak-anak, para generasi akhir zaman. Semoga mereka punya 10 karakter muslim yang dideskripsikan oleh Hasan Al-Banna. Semua itu tak kan pernah bisa dicapai tanpa izin dan ridho Allah serta usaha keras nan ikhlas sekeluarga.

Di 2020 ini, masih ku menulis resolusi walau sebenarnya resolusi ini adalah resolusi-resolusi tahun sebelumnya yang belum tercapai. Selain itu, di tahun baru ini ku ingin menjadi pribadi yang hanya mengharap penilaian Allah, pribadi yang ga overthinking akan hal-hal yang ga esensial, pribadi yang fokus pada apa yang bisa diperbaiki ketimbang menyalahkan orang lain atau suatu kondisi/ keadaan, pribadi yang tidak takut karena berbeda, pribadi yang lebih ikhlas dan pasrah setelah berikhtiar sebaik-baiknya. Karena di dunia ini ada hal-hal yang di luar kendali seorang manusia. Daripada fokus pada hal yang di luar rencana dan di luar kontrol kita, mending sekarang saatnya lebih fokus pada perbaikan diri dan berlomba dalam kebaikan.

Sayonara 2019

Welcome twenty twenty !

SNU, 7 Januari 2020

Pesan temanku hari ini untukku : jangan pernah berjanji jika kamu ga bisa penuhi janji itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s