Oh! Inikah rasanya culture shock? But you have to deal with it!

You have bad attitude! ga ada yang mau ngajarin kamu, ga ada yang mau temenan sama kamu kalau kamu memperlakukan anggota lab seperti itu! ditambah lagi skill-mu buruk sekali jadi pasti kamu butuh kami”. Begitulah 박사님 atau post-doc student yang menjadi lab manager tempat saya saat ini bernaung, blak-blak-an memberitahu saya. Saya, yang notabene tidak pernah sama sekali bermaksud berperilaku buruk kepada orang lain, apalagi di tempat baru, tentu syok dengan informasi ini. Saya awalnya merasa tidak terima. Saya masih ingat betul kosakata dan urutan kalimat yang digunakan karena tentu ada rasa nyut-nyutan di hati setelah perkataan tersebut. Namun entah kekuatan dari mana yang saya lakukan saat itu hanyalah mendengarkan, berusaha menangkap penekanan apa yang sebenarnya ingin wanita ini sampaikan, agar menjadi evaluasi saya ke depan. Kebanyakan concerns mereka sebenarnya hanya karena lack of communication.

Read more

Jurnal PhD Bunda (part II)

Tampaknya saya mulai menerima apa yang terjadi setahun kebelakang dalam perjalanan ini. Apa yang saya alami istilah kerennya adalah culture shock. Menurut w-shape curve, saya mungkin saat ini berada dipoin 4. Seperti yang telah saya ceritakan di sini (saya tulis ketika masa honeymoon dengan negara ini), keputusan sekolah lagi boleh dikata melalui proses yang cukup … Read more

Master Piece Bernama Manusia

Bismillah… Assalamualaykum! Gimana gimana nih kehidupan? alhamdulillah so far masih hidup ya.. masih punya kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Setahun menjadi mahasiswa lagi membuat saya makin sadar (apalagi sudah menjadi ibu dua anak) bahwa… ternyata PhD itu BERAT dan ga maen-maen amanahnya. HAHAHA. Alhamdulillah ya Buuu begimana sih baru sadar.. makanya kalau … Read more