Journal PhD Bunda: Try to Survive my PhD

Akhirnya saya ikutan #Tanoschallenge! yang seliweran di grup WA @1minggu1cerita. Akhirnya saya juga tau singkatan Tanos alias Tantangan Naon Sih asliiii ngakak. Pas! tantangannya kali ini tentang membaca 15 menit saja setiap harinya. Saya pernah baca sebuah artikel yang menampilkan data bahwa menyediakan waktu khusus beberapa menit setiap hari untuk membaca buku, terutama sebelum tidur (bukan … Continue reading Journal PhD Bunda: Try to Survive my PhD

Konseling, Refleksi, dan Kontemplasi

Seumur-umur hidup, baru kali ini akhirnya saya ikhtiar untuk mengobati mental dengan mendaftarkan diri ke konseling kampus. Kalau ada yang masih bilang ini hanyalah karena kurang iman, yasudah saya cuma akan senyum dan malas untuk menanggapi. Sebelum menemui psikolog, saya melakukan observasi ke diri sendiri dulu. Oh… saya merasakan anxiety yang tidak bisa dideskripsikan walaupun … Continue reading Konseling, Refleksi, dan Kontemplasi

Kunci Mengenal Diri

Entah ini sudah pertemuan keberapa kali dengan psikolog kampus. Namun, tampaknya saya masih kebingungan ketika harus menjawab pertanyaan sang konselor setiap akhir sesi. Jadi perasaan kamu detik ini apa ? tidak tahu. Saya merasa fine dan xoxo. Biasa saja. “Jadi kamu mau melakukan perubahan?” “Ya jelas” “Kalau mau berubah, hal pertama yang kamu harus lakukan … Continue reading Kunci Mengenal Diri

Terpaksa Menelan Pil Pahit Bernama Kritik

Kamu tipe orang yang suka mengoreksi orang lain ? atau kamu lebih suka mengkritik dengan memberi contoh tanpa banyak berkata? Atau melakukan pembiaran saja karena tidak mau menimbulkan konflik hingga ia sadar sendiri? Nah, bagaimana kalau di posisi yang dikritik? Kamu lebih suka disampaikan seperti apa ? lemah lembut tersirat harapannya akan langsung kita pahami, … Continue reading Terpaksa Menelan Pil Pahit Bernama Kritik

Oh! Inikah rasanya culture shock? But you have to deal with it!

“You have bad attitude! ga ada yang mau ngajarin kamu, ga ada yang mau temenan sama kamu kalau kamu memperlakukan anggota lab seperti itu! ditambah lagi skill-mu buruk sekali jadi pasti kamu butuh kami”. Begitulah 박사님 atau post-doc student yang menjadi lab manager tempat saya saat ini bernaung, blak-blak-an memberitahu saya. Saya, yang notabene tidak … Continue reading Oh! Inikah rasanya culture shock? But you have to deal with it!

Jurnal PhD Bunda (part II)

Tampaknya saya mulai menerima apa yang terjadi setahun kebelakang dalam perjalanan ini. Apa yang saya alami istilah kerennya adalah culture shock. Menurut w-shape curve, saya mungkin saat ini berada dipoin 4. Seperti yang telah saya ceritakan di sini (saya tulis ketika masa honeymoon dengan negara ini), keputusan sekolah lagi boleh dikata melalui proses yang cukup … Continue reading Jurnal PhD Bunda (part II)

Master Piece Bernama Manusia

Bismillah… Assalamualaykum! Gimana gimana nih kehidupan? alhamdulillah so far masih hidup ya.. masih punya kesempatan untuk menjadi lebih baik dari hari kemarin. Setahun menjadi mahasiswa lagi membuat saya makin sadar (apalagi sudah menjadi ibu dua anak) bahwa… ternyata PhD itu BERAT dan ga maen-maen amanahnya. HAHAHA. Alhamdulillah ya Buuu begimana sih baru sadar.. makanya kalau … Continue reading Master Piece Bernama Manusia

Sayonara 2019

Alhamdulillah MasyaAllah Allah masih kasih kesempatan membuka mata, menghirup udara di tanggal 1 di tahun baru, twenty twenty. Mari sejenak flashback bulan per bulan di tahun 2019. Benar sekali... kehidupan jangankan tahun depan, 5 detik selanjutnya kita ga pernah tau. Yang ku tau setiap punya mimpi, punya suatu keinginan apapun itu, libatkanlah Allah. Dari niat, … Continue reading Sayonara 2019

A Midnight Afterthought

“Rezeki itu…” begitulah ustadzah memulai kajian siang ini. Masih kami merinding membahas berita-berita highlight saat ini. “adalah apapun yang diberikan atau yang luput dan diambil kembali oleh Allah, namun membawa diri lebih kenal ke Allah, mendekat kepada-Nya, bertambah iman kepada-Nya.” “adapun rezeki apabila menjauhkan kita kepada-Nya, menurunkan ibadah kita, adalah berarti ujian” sambungnya. Lebih baik … Continue reading A Midnight Afterthought

Journey as PhD Mama (I)

Assalamualaykum ! Waduh lapak blog-ku.. maafkan empu-mu ini sebetulnya punya janji untuk menulis minimal seminggu sekali, minimal target tahun ini 15-20 blog posts. Tapi nyatanya...ketika waktu senggang, masih saja asyik habiskan waktu berselancar di media sosial teuing-nyari-naon ketimbang membaca atau menulis. Sedihnya lagi.. sekarang sudah bulan November, penghujung tahun ! lihat lagi target yang dibuat … Continue reading Journey as PhD Mama (I)