[Sebuah Dongeng] Ketika Mr. Caterpillar Puasa

Alhamdulillah…disampaikan lagi di bulan Ramadhan ! Ramadhan tahun ini tentunya sudah berbeda kondisi dari tahun-tahun sebelumnya. Tentu sangat berbeda dibandingkan sewaktu masih single. Saat sudah jadi Ibu, menuntaskan targetan harian ibadah Ramadhan jauh lebih menantang dibanding ketika masih “free”. Ketika jadi ibu harus extra keras me-manage waktu agar amanah kepada keluarga tuntas namun rohani diri juga selalu bisa di re-charge. Pun tentu berbeda Ramadhan dengan bocah yang masih di perut, yang masih hanya bisa bobo nyusu,dibanding yang sudah mulai kemana-mana sehingga perlu strategi-strategi jitu yang kadang baru berhasil setelah percobaan beberapa kali. Tapi apapun itu kondisinya, yang mungkin berbeda dari tahun ke tahun, ga bisa jadi excuse untuk kita akhirnya menurunkan standar. Ramadhan tahun ini harus lebih baik dari tahun sebelumnya. Tentu banyak peluang amal dengan posisi dan kondisi kita saat ini. 

Read more

Mengasah Sensori dari Buku “Aku Suka Caramu”

Book of the week and kid approved!

Review buku minggu ini jatuh pada buku anak berjudul..

Aku Suka Caramu

Ditulis oleh kak Audelia Audeline dan diterbitkan oleh Litara.

img_8632
Cover Buku “Aku Suka Caramu”

Read more

Parenting Tanpa Melengking, Lahirnya Generasi Gemilang dan Tangguh. A Book Review: The Secret of Enlightening Parenting

#Bookofthemonth yang dipilih kali ini adalah 3 buku yang menjadi rangkaian Enligtening Parenting. Buku utamanya yaitu The Secret of Enlightening Parenting yang ditulis oleh Mba Okina Fitriani. Mba @okinaf sendiri merupakan psikolog yang mendalami bidang Neuro-Linguistic Programming (NLP) dan Perkembangan Otak. Beliau juga sudah banyak pengalaman dalam pengembangan SDM. Ketika banyak memberi training SDM di perusahaan-perusahaan, beliau menyadari bahwa salah satu faktor permasalahan SDM dapat bermula dari pengasuhan mereka ketika kecil.

Yang menjadikan buku ini menarik bagi saya karena tidak melepaskan prinsip pengasuhan berdasar Al-Qur’an dan Sunnah, namun memadukan ilmu psikologi, neuroscience dan NLP sebagai tools dalam pencapaian visi misi pengasuhan yang sesuai tuntunan-Nya.

Read more

Mari

Mari kita belajar untuk selalu menjaga hati jika kita berkarya atau melakukan sesuatu bukan untuk penilaian makhluk, tapi hanya mengharap penilaian Allah Mari kita belajar untuk lebih mengingat dosa sehingga jadi cambuk lebih banyak lagi berbuat kebaikan Mari kita belajar untuk lebih peka terhadap sekitar Mari kita belajar untuk tidak mengingat-ngingat kebaikan Mari kita belajar … Read more

See the Light

When we stalk someone either in FB or other social medias, we found that she/ he is fine and seems happy. However, when he/she comes to us just for share about life, we see the opposite. We suddenly understand, she/he is suffering from big problem within. wow. you said, each person has own challenge in … Read more

Topik Seribu Hari

Tanpa terasa aku melewati 1022 hari dengan tidak beranjak pada topik utama yang selalu menjadi perdebatan tak berkesudahan. Padahal aku sudah sampai di kota Glasgow, jauh berjuta mil dengan Indonesia. Tadi, aku tersadar oleh quote dari program director ku ketika kami sedang membahas mengenai reseptor dalam tubuh. Reseptor merupakan suatu protein yang berikatan baik dengan … Read more

Mari Luruskan Niat

Tidak semua orang yang bergelar tinggi adalah yang paling sukses tidak pula setiap kesuksesan dilihat dari kecukupan materi sebab ternyata hanya taqwalah yang dinilai Allah maka patutlah tujuan kita hanyalah mencari ridho-Nya dari memaksimalkan tiap jalan yang ditunjuki-Nya Bersyukurlah terhadap apapun yang kita dapati hari yang mungkin berbeda satu sama lain 🙂

Debat

Sebenernya saya tipe orang yang menghindari debat kalau ga perlu-perlu banget. tapi karena ini masalah krusial, dan perlu berdebat maka dengan sangat berat terpaksa saya berdebat debat dengan sangat hati-hati sebab lawan bicara saya adalah tangan Allah doanya adalah senjata ridho Allah ada di mereka saya perlu menyampaikan pendapat dan harapan namun tak diiringi ego tidak … Read more

Bon Voyage Mahameru

mtf_VhvDR_271
Beuatiful inside Ranu Kumbolo
mtf_VhvDR_267
a moment on the top of Semeru
mtf_VhvDR_262
I’m in Love
mtf_VhvDR_258
A Speechles Voyage
mtf_VhvDR_273
Morning Mahameru !
3676
3676 mdpl

Aih Mahameru… aku tak sanggup menceritakan kembali kisahku mengenal dirimu. sebuah ajakan yang ku-iya-kan didetik-detik keberangkatan. Tapi jauh sebelum aku memutuskan untuk berkenalan dengan dirimu, sebenarnya aku telah mempersiapkan diri untuk yang terbaik pun mencoba menerima yang terburuk yang mungkin terjadi. Setidaknya sebelum pergi bertemumu aku berlari seminggu sekali minimal 5 track, meminjam sana-sini peralatan , dan terakhir yang tersulit adalah salim tangan mamak-bapak. Iya tidak main-main memang, untuk bersahabat dengan mu aku perlu restu kedua orang tua ku.

Jujur saja, memutuskan untuk bertemu mu adalah sebuah pelarian dari hiruk pikuk dunia di penghujung tahun. Mencari damai. Aku putuskan untuk bertemu Allah di puncak Mahameru. Tak masuk akal memang, tapi dalam imajinasiku memang ada hubungannya.  “Mengapa harus mendakimu agar bertemu Tuhan?” begitulah kata mamak.

Dan tahukah Mahameru, ketika aku berjalan melintas hutan, naik-turun bukit, bermalam, beberapa kali aku menyaksikan pemandangan yang membungkam kata. Takjub. Alam jugalah yang membongkar rahasia tentang sifat manusia paling jujur. egoiskah, pedulikah, bersyukurkah semuanya ditampakkan.

Aih Mahameru… 800 meter saja mencapai mu aku benar-benar butuh energi terbesar yang aku punya. Aku tak peduli aku telah tertelan pasir, beberapa kali terperosok dan menghindar dari jatuhnya batu-batu, yang aku tahu aku harus menjejakkan kaki di puncak mu. Bukan untuk sombong, bukan pula untuk pembuktian kepada dirimu bahwa kamu begitu tinggi karena kamu memang sudah tinggi. Tapi untuk menaklukkan rasa putus asa yang kerap kali muncul dan pembuktian bahwa aku sampai puncak bukan karena kekuatanku pribadi. sebab ketika itu aku sungguh-sungguh tak kuat.

Aih Mahameru… Allah mengajariku banyak hal ketika mencapai 3676 mdpl.

Bahwa sepertinya perkara menyelesaikan urusan manusia mudah bagi Allah dibanding ketika aku melihat penciptaan alam semesta apalagi dari atas Mahameru, langit melayang, bukit, matahari, gunung-gunung lainnya, samudera di ujung mata memandang, sempurna !

Bahwa sepertinya menempuh jalan yang lurus tuk capai surga sama analoginya ketika berjalan menuju Mahameru. susah, banyak hambatan, godaan, ujian, tapi lihat ketika sampai puncak Mahameru atau katakan ini surga, dekat sekali dengan Arsy.

Bahwa ketika memiliki target yang sulit sekali tercapai, aku tahu bagaimana bersikap. berjalan saja dan jangan lupa berdoa. hingga keajaiban datang

Aih Mahameru.. sungguh.. pertemuan dengan mu akan kukisahkan ke anak cucu. Bahwa kau bukan saja dinikmati tapi dicintai. agar Allah tak marah. Sungguh…mendaki gunung akan menyadarkan angkuhnya makhluk bernama manusia…